Wednesday, May 18, 2016

Membuat paspor baru di ULP Margorejo Surabaya

Assalamualaikum..

Apa kabarnya? semoga nggak bosen ya baca postingan saya #emangadayangbaca #gakpapadeh #menyenangkandirisendiri #eh :p

Di postingan kali ini saya mau sharing pengalaman membuat paspor baru di ULP (Unit Layanan Paspor) Margorejo yang terletak di Maspion Square atau yang biasa saya dan temen-temen sebut "Giant Margorejo".
Yeaaay akhirnya saya punya paspor. Setelah lama maju mundur karena emang belum ngerti cara bikinnya gimana, takut ribet lah, bingung berkas apa aja yang dibawa lah, dan terutama males ijin dari kantor karena denger-denger buat ngurus paspor itu seenggaknya kita butuh 2x ijin karena bisa menghabiskan waktu seharian. Duuuhhh maaak rempong bener..

Oke, saya cerita dari awal yaa..
Berawal dari kepengenan buat segera punya paspor (nggak tau juga siih ini mau kemana, yang penting punya dulu deh hehe), saya mulai cari info banyak-banyak, dari yang tanya temen sampe gugling.
Based on info dari temen, saya dapet gambaran ni kalau bikin paspor itu pertama kita harus ngisi formulir secara online plus nentuin tanggal berapa kita bisa wawancara, foto, dan sidik jari, terus bayar di bank BNI. Baru setelah itu wawancara, foto, dan sidik jari sesuai jadwal, dan terakhir tunggu beberapa hari paspor jadi deh.




Setelah saya coba buka2 web imigrasi, kok malah saya ribet ya ngisi data onlennya, haduuuh. Akhirnya niat bikin paspor pun pupus. Selain males mikir buat ngisi data onlen, berkas-berkas yang dibutuhkan belum dicek kelengkapannya, dan terutama belum dapet ijin dari kantor juga karena kerjaan lagi banyak-banyaknya.

Setelah lama berselang, niat buat bikin paspor muncul lagi. Gugling sana sini, saya nemu salah satu blog yang bercerita tentang perpanjangan paspor di ULP Maspion Square Surabaya. Ternyata nggak seribet yang saya bayangkan dan pengisian form dilakukan di tempat. Wah kayanya oke niih.. Apalagi setelah tanya suami, kalo pake agen bisa habis sekitar Rp 600.000,- untuk paspor biasa. Setelah menimbang bahwa daftar lewat agen juga butuh kehadiran saya untuk foto dan wawancara, akhirnya saya putuskan untuk membuat paspor sendiri di Maspion Square. Kebetulan juga pas ada libur lumayan panjang dari kantor. Wah kesempatan niii..

Sekedar intermezzo, ULP Margorejo ini merupakan inovasi pelayanan paspor yang pertama kali ada di Indonesia, dimana lokasinya adalah di pusat perbelanjaan. Sementara itu, untuk layanan yang diberikan adalah layanan OOS (One Stop Service), yang artinya pelayanan akan diberikan dari awal sampai selesai dalam waktu sehari. Namun harap diingat ya layanan OOS beda dengan ODS (One Day Service) karena proses pembuatan paspor sendiri membutuhkan waktu kurang lebih 4 hari dari tanggal kita melakukan pembayaran.

Ada cerita lucu ketika saya membuat paspor ini dan semoga tidak kalian tiru yaaa, hehee. Ini warning buat saya yang suka baca info hanya sekilas lalu.
Pertama, saya dengan semangat 45 datang ke ULP Maspion Square jam 06.30 WIB dengan pakai baju seadanya dan tanpa membawa berkas. Harapannya sih saya bisa dapet no. antrian awal. Setelah dapat, sambil menunggu Maspion Square buka kan saya bisa antar anak ke day care dulu. Based on info dari blog, jam buka ULP Maspion Square = jam buka mall. Oke sip beres..
Ternyata oh ternyata ULP Maspion Square sudah buka mulai jam 07.00 WIB, alhasil kedatangan saya pagi-pagi itu jadi sia-sia karena ketika saya datang lagi sekitar pukul 07.30 WIB, antrian nama sudah tidak dipakai dan kita harus antri lagi dari awal. Untungnya waktu itu saya masih masuk antrian 60 dari batas kuota imigrasi 90 orang/hari.
Alhamdulillaah masih masuk antrian ke-60 dari 90 kuota prepare
Ada sofa empuk sembari menunggu antrian :)

Cerita lucu kedua, saya ada sedikit miskomunikasi dengan petugas. Waktu itu saya tanya, setelah bayar di BNI apa perlu saya balik lagi untuk ngasihkan bukti pembayaran? nah beliau jawab iya. Saya kira setelah saya bayar, saya harus balik  lagi ke ULP untuk menyerahkan bukti bayar, baru pembuatan paspor bisa diproses. Setelah capek-capek berpanas-panasan bolak balik BNI - ULP, saya baru tau kalau ternyata begitu kita bayar di BNI, maka sistem akan langsung memproses tanpa kita harus konfirmasi lagi ke ULP. Oh lalaaaa.. so easy right?

Tak perlu berlama-lama lagi, yuuk check it out below for further information :

Dokumen yang dibutuhkan
1. KTP (asli dan fotokopi)
2. Kartu Keluarga (asli dan fotokopi)
3. Ijasah/Akta lahir/Buku nikah (asli dan fotokopi)


Note : 

  1. pastikan nama dalam semua berkas itu sama yaa, karena petugas tidak akan menerima berkas dengan penulisan nama yang berbeda.
  2. Jangan lupa semua berkas difotokopi pada kertas A4, untuk KTP tidak diperbesar tidak apa-apa. 
ALUR PEMBUATAN PASPOR :
  1. Sebaiknya pukul 06.30 WIB kita harus sudah datang ke ULP Maspion Square untuk daftar antrian dengan cara menulis nama kita di kertas yang ditempel di pintu, jangan lupa berkas langsung dibawa dan berpakaian rapi.
  2. Pukul 07.00 WIB, pintu ULP akan dibuka oleh petugas dan petugas akan memanggil nama sesuai antrian untuk mendapatkan form dan surat pernyataan yang wajib kita isi, sebelumnya petugas akan memeriksa kelengkapan dokumen kita.
  3. Jangan lupa membawa 1 materai Rp 6.000,-, kalaupun lupa jangan risau karena di depan ULP ada mas-mas yang menjual materai.
  4. Isi formulir dan surat pernyataan. Sekedar tips untuk tujuan pembuatan paspor sendiri lebih baik diisi ke negara-negara terdekat yang bisa dijangkau tanpa visa, misalnya ke Singapura untuk wisata pada liburan bulan Juli.
  5. Tunggu giliran dipanggil untuk foto dan wawancara.  
  6. Begitu dipanggil, petugas akan memeriksa terlebih dahulu form yang kita isi dengan berkas-berkas yang dibutuhkan. Disini, petugas akan bertanya tujuan kita membuat paspor apa. Karena saya jawabnya seperti yang saya jelaskan diatas, petugas nggak nanya-nanya lagi. Begitu berkas lengkap saya langsung diminta duduk di kursi yang telah disediakan untuk foto.
  7. Selesai foto, kita akan diberikan kertas (maaf lupa saya foto) yang kita gunakan untuk membayar biaya pembuatan paspor melalui Bank BNI. Saya kurang tahu apakah pembayaran bisa dilakukan di ATM apa tidak, karena kebetulan waktu itu saya sendiri bayarnya di bank BNI Graha Pangeran.
    Caranya gampang kok, tinggal bilang ke Satpam kalau kita mau bayar paspor, nanti akan diarahkan untuk ambil no. antrian teller. Nah ketika di teller, kita tinggal bilang aja mau bayar paspor. Teller akan minta kertas yang dibawakan dari imigrasi beserta uang tunai. Setelah itu, teller akan memproses dan kita akan diberikan bukti pembayaran yang akan kita gunakan untuk mengambil paspor ^^
  8. Setelah bayar, nggak usah bolak-balik lagi ke kantor imigrasi. Kita tunggu aja dengan tenang di rumah. Kalau ingin tau apakah paspor kita sudah jadi apa belum bisa cek disini.
    Klik Status Permohonan Personal
    Ketik No. Permohonan kemudian enter


    Begitu status "Jadi" artinya paspor sudah bisa diambil. Pengambilan paspor dilakukan di loket yang terletak di dalam Mall (belakang ATM centre), dengan jadwal sebagai berikut :
Senin s/d Kamis : 09.30 s/d 15.00 WIB
Istirahat : 12.00 s/d 13.00 WIB
Jum'at : 09.30 s/d 15.30 WIB
Istirahat : 11.30 s/d 13.00 WIB

IMPORTANT NOTE
1. Perhatikan pakaian yang dipakai, usahakan serapi mungkin dan No Sandal Jepit yaaa
2. Pastikan nama kalian di masing-masing dokumen harus sama, misal nama 'khusnul' atau 'chusnul' itu tetap beda lho yaa, dan pasti akan ditolak petugas.
3. Jangan lupa bawa bolpoin sendiri yaa buat ngisi formulir dan surat pernyataan
4. Selagi menunggu giliran wawancara, bisa disambi baca buku, nonton film favorit di HP, maenan HP, atau ngobrol dengan orang.. heheee. OKI, pastikan HP kalian dalam keadaan full charge yaaa..
5. Loket pengambilan paspor baru dibuka ketika mall dibuka, jadi nggak perlu dateng pagi-pagi yaa.. datanglah sekitar jam 10.00 WIB, nggak antri kok *_*




Okay, sekian cerita saya..
Selamat membuat paspoooor @_@

5 comments:

  1. Jadi inget waktu pertama kali bikin paspor. Ternyata prosesnya simpel banget asalkan syaratnya lengkap. Semoga bisa segera jalan2 ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya.. alhamdulillaah sekarang dimudahkan, apalagi dengan lokasi pembuatan paspor di dalam mall. Sambil nunggu wawancara bisa jalan-jalan deh.. hehee

      Delete
  2. Replies
    1. bebas rapi aja sih.. kalo warna terserah..

      Delete
  3. Bagaimana mengurus Paspport klau kartu pendudknya dari luar jawa.apa bisa ngurus Paspport Di surabaya? ..

    ReplyDelete